[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta Saking banyaknya rencana diet, banyak orang yang bingung harus memilih yang mana. Khususnya pria, sejumlah diet dianggap kurang efektif karena hanya tetap membuat lapar.

Dalam sebuah studi baru di jurnal Cell Metabolism, para ilmuwan menemukan, tikus yang berpuasa selama 16 jam sehari beratnya 28 persen lebih sedikit daripada kelompok tikus lain. Puasa disebut paling baik untuk metabolisme dan membakar lebih banyak lemak. 

Namun hal ini dianggap skeptis oleh ahli gizi pria, Alan Aragon. Menurutnya, setiap pria memiliki massa otot yang berbeda sehingga kebutuhan makannya juga berbeda. Jadi, selain mengendalikan makan, memilih makanan berkalori rendah harus jadi pilihan.

Lebih jelasnya, Alan merekomendasikan tiga jenis diet berikut, seperti dikutip Menshealth, Minggu (2/7/2016):

– Makan tiga kali

Jangan coba mengurangi waktu makan. Tetap mengonsumsi makanan tiga kali sehari namun perlahan kurangi porsinya dan gantikan dengan tiga makanan ringan seperti buah atau salad. 

– Minum protein

Jika Anda berolahraga di pagi hari, minum protein shake sebelum menuju ke gym untuk menahan lapar di pagi hari. Selanjutnya, rencanakan makanan seimbang untuk memastikan Anda mendapatkan nutrisi yang cukup.

– Selalu siap sedia buah

Coba ini, jika Anda lapar di sore hari, makan buah seperti apel atau segenggam almond sebelum makan malam untuk mengekang rasa lapar. 

 

**Ingin mendapatkan informasi terbaru tentang Ramadan, bisa dibaca di sini.

[ad_2]

Source link

Leave a Reply