[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta Di tengah derasnya pemberitaan mengenai vaksin palsu, terdapat informasi yang luput dari pandangan masyarakat, yakni mengenai konsep self immunity.

Konsep ini menerangkan, cakupan Universal Child Immunization (UCI) suatu daerah selaras dengan besarnya perlindungan bagi anak-anak terhindar dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I).

“Anak-anak yang berada di wilayah dengan cakupan imunisasi dasar lengkap yang tinggi, yakni UCI lebih dari 90 persen terlindungi self immunity,” kata Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, dr. H. M. Subuh, MPPM, seperti dimuat laman Sehat Negeriku, Jumat (15/7/2016).

Menurut Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Oscar Primadi, kasus ini menjadi bukti bahwa imunisasi itu penting karena benar mampu melindungi, tidak hanya pribadi sang buah hati, namun juga anak-anak sekitarnya.

Saat ini, Kemenkes tengah mempelajari laporan dari Bareskrim POLRI terkait perkembangan kasus vaksin palsu yang ditemukan di wilayah Ciracas, Jakarta Timur. Data ini selanjutnya diverifikasi bersama Dinas Kesehatan setempat dan Puskesmas untuk melihat riwayat imunisasi berdasarkan buku catatan tiap anak dan penggolongan usia anak sebagai dasar vaksinasi ulangan.

Vaksinasi ulang akan dimulai dari satu klinik yang berada di Ciracas Jakarta Timur pada pekan depan,” pungkas Oscar.

[ad_2]

Source link

Leave a Reply