[ad_1]

Liputan6.com, New York- Wanita yang merokok pada saat hamil bisa membahayakan janin. Sedangkan ibu yang merokok dan mengonsumsi ganja pada saat hamil memiliki bahaya lebih besar pada janin. 

“Pada ibu yang saat hamil merokok serta mengonsumsi ganja meningkatkan risiko berat bayi kecil, bayi lahir prematur, asma, dan hipertensi pada saat kehamilan,” tutur salah satu penulis dokter Diana Racusin.

Hal ini diketahui dengan menganalisis 12.069 wanita yang melahirkan di antara Januari 2011 hingga Juni 2015. Mereka ditanyai tentang penggunaan rokok, ganja, dan kandungan nikotin lain.

Ternyata ada 106 wanita atau kurang dari satu persen yang mengonsumsi ganja dan merokok tembakau pada saat hamil. Sementara hanya 48 wanita yang mengonsumsi ganja saja pada saat hamil seperti dikutip laman Fox News, Senin (13/6/2016).

Wanita yang merokok tembakau dan ganja pada saat hamil kemungkinan mengalami asma dua kali lebih meningkat dibandingkan yang tidak mengonsumsi keduanya. Lalu wanita ini juga cenderung 2,5 kali melahirkan secara prematur dan tiga kali lipat kemungkinan melahirkan bayi dengan kepala kecil atau pun berat badan rendah.

“Berat badan bayi berperan penting dalam meningkatkan kesempatan hidup selanjutnya,” tutur profesor University of Cincinnati, Amerika Serikat, Carri R. Warshak.

[ad_2]

Source link

Leave a Reply