[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta Selfie bersama teman-teman adalah biasa. Tapi sadarkah Anda bahwa selfie bersama mereka bisa membuat Anda tertular parasit seperti kutu rambut?

Claire Roberts, CEO dari Klinik Kutu di America menjelaskan adanya peningkatan invasi kutu rambut pada orang dewasa. Sementara kita tahu bahwa parasit kecil ini biasanya menyerang anak-anak.

Roberts menduga bahwa meningkatnya kasus kutu rambut pada orang dewasa saat musim panas kali ini, terjadi akibat selfie.
“Orang dewasa mendapatkan kutu melalui kontak langsung kepala dengan kepala seorang yang penuh kutu. Meskipun kontak head-to-head seperti itu tidak menjamin bahwa kutu akan menyebar, namun memberikan kesempatan kutu untuk berpindah dari rambut orang ke rambut Anda.”jelas Roberts, seperti dikutip dari Women’s Health, Rabu (13/7/2016).

Kutu bisa merangkak cukup cepat dengan cakar kecilnya, sehingga tidak butuh waktu lama bagi mereka untuk mencari tumpangan dan kemudian berjalan ke kulit kepala Anda. Jika tak ingin tertular binatang menjijikkan ini, sebaiknya lindungi diri saat berselfie. Roberts menyarankan untuk menghindari kegiatan yang melibatkan kontak kepala dengan kepala.

Dibutuhkan waktu enam minggu untuk mengalami gejala seperti gatal-gatal. Namun tak perlu khawatir, saat ini banyak cara untuk membasmi parasit kecil ini yakni dengan menggunakan OTC pestisida, minyak berbasis silikon seperti dimethicone, menyisir rambut dengan sisir kutu khusus yang dapat menghilangkan kutu dan telur, atau dengan mengunjungi klinik untuk mendapatkan perawatan dengan perangkat medis FDA disebut AirAllé, yang lebih dari 99 persen efektif membunuh kutu dan telur mereka dengan udara panas.

“Proses ini memakan waktu sekitar satu jam dan dijamin untuk bekerja,” kata Roberts.

 

[ad_2]

Source link

Leave a Reply