[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta Memilih sepeda daripada motor rupanya dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2. Penelitian ini dilakukan oleh ilmuwan Denmark. 

Para ahli menemukan, orang yang sering bersepeda ke kantor atau hanya sekadar menyalurkan hobi dan bersenang-senang sangat jarang terkena penyakit. 

“Karena bersepeda dapat dimasukkan dalam aktivitas sehari-hari, dan mungkin menarik bagi sebagian besar penduduk. Ini termasuk orang yang sibuk, tidak memiliki waktu untuk terlibat dalam aktivitas fisik,” kata pemimpin studi Martin Rasmussen, dari University of Southern Denmark, seperti dikutip WebMD, Jumat (15/7/2016).

Penelitian ini melibatkan lebih dari 50.000 pria dan wanita Denmark. Mereka berusia antara 50 dan 65 tahun. Yang menarik, semakin banyak waktu yang peserta habiskan dengan bersepeda, semakin rendah juga risiko diabetes tipe 2.

Setelah jangka waktu lima tahun, kebiasaan bersepeda peserta dinilai ulang. Mereka yang mulai naik sepeda secara teratur memiliki risiko 20 persen lebih rendah untuk diabetes tipe 2 dibandingkan mereka yang tidak rutin.

Para peneliti memperhitungkan bahwa faktor risiko dapat mempengaruhi seperti lingkar pinggang, diet, alkohol, merokok dan bentuk lain dari latihan. 

“Kami merasa sangat tertarik bahwa mereka yang mulai bersepeda memiliki risiko yang lebih rendah dari diabetes tipe 2 mengingat bahwa populasi penelitian adalah laki-laki dan perempuan dari usia menengah dan tua,” kata Rasmussen dalam jurnalnya.

Rasmussen menambahkan, ketika memasuki usia tua, Anda juga tidak perlu ragu untuk bersepeda agar terhindar dari penyakit kronis atau komplikasi diabetes.

[ad_2]

Source link

Leave a Reply