[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta Dulu ada anggapan anak gendut, pipi tembam, dan tampang yang menggemaskan umumnya datang dari keluarga yang berada. Sedangkan anak yang badannya ideal akan dianggap kurus dan tidak pernah dikasih makan.

Namun, yang terjadi sekarang, tidak sedikit orangtua yang mulai sadar untuk membantu anak-anaknya terhindar dari obesitas agar tidak terkena penyakit yang justru membahayakan mereka di kemudian hari.

“Mudah kok mewujudkannya. Perhatikan nutrisi dan lingkungannya. Termasuk jumlah dan pilihan makanan yang harus diatur,” kata Dokter Spesialis Anak, Pediatri Sosial, dr Bernie Endyarni Medise, SpA(K), MPH dalam diskusi “Isu Body Image pada Anak Usia Pra-Remaja” di Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (21/6/2016). 

Menurutnya, mulailah memerhatikan kebutuhan kalori seorang anak. Supaya mereka cepat kenyang dan bertahan lama, masukkan makanan dengan kandungan kalori yang sesuai dengan berat badan mereka.

“Supaya kurus lantas dikasih yang ringan-ringan. Ingat, yang ringan seperti minuman bersoda memiliki kalori yang sangat tinggi,” kata Bernie.

Selain asupan makanan, orangtua juga harus membiasakan anak untuk aktif bergerak. Energi yang dikeluarkan harus lebih banyak dari energi yang dimasukkan.

“Ya, itu, prinsipnya drink, move, and be strong,” kata Bernie menekankan.

[ad_2]

Source link

Leave a Reply