[ad_1]

Liputan6.com, JakartaMenghadapi anak memang gampang-gampang susah, apalagi dalam masa tumbuh kembangnya anak sangat mudah dipengaruhi oleh rasa ingin tahunya juga lingkungan di sekitarnya.

Menurut psikolog Ajeng Raviando, untuk menggali minat bakat anak orangtua perlu mengikuti kemauan sang anak terhadap segala kegiatan yang ia pilih. Namun, beberapa kasus yang terjadi anak ingin mengikuti kegiatan tambahan karena terpengaruh oleh teman-temannya saja. Bagaimana cara mengatasinya?

“Hal itu berkaitan dengan kita sebagai orangtua harus peka dan jeli, apakah anak betul-betul ingin atau hanya senang sesaat. Nah, intinya itu. Senang sesaat itu beda dengan dia memang passion,” ujarnya kepada Health-Liputan6.com, Jumat (13/5/2016).

Seperti yang dituturkan Ajeng, orangtua mudah saja mengetahui apakah sang anak benar-benar ingin melakukan kegiatan yang ia pilih karena dirinya atau lingkungannya, dengan cara melihat seberapa besar kegigihan ia mempertahankan keinginan diri si anak.

“Bahwa ketika anak itu tidak mendapatkan apa yang ia inginkan dia akan berusaha semaksimal mungkin, supaya tetap bisa melakukan hal tersebut itu cara mengetahuinya kalau dia benar passion bukan senang sesaat,” ujar Ajeng.

Untuk mengujinya, Anda sebagai orangtua bisa memberikan pertanyaan dan penjelasan tentang aktivitas yang ia (anak) inginkan dengan memberitahu kelebihan dan kekurangan juga risiko terkait kegiatan yang anak inginkan. Menurut Ajeng dengan cara tersebut anak akan mampu mematangkan niatnya, sekaligus mengasah kecerdasan intrapersonalnya.

[ad_2]

Source link

Leave a Reply