[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta – Pokemon Go adalah gim baru di smartphone yang berdasarkan karakter-karakter lucu dari Nintendo, seperti Squirtle dan Pikachu. Ternyata, gim ini dapat berbahaya bagi kesehatan Anda seperti yang dilansir dari Nzherald, Kamis (14/7/2016).

Game ini diciptakan oleh Niantic Inc., sebuah spin-off San Fransisco dari orangtua Google, Alphabet Inc., yang sebelumnya terkenal karena menciptakan gim “Ingress” yang juga menggunakan teknologi Augmented Reality.

Teknologi Augmented Reality ialah pemain diharuskan berjalan untuk menangkap karakter-karakter Pokemon yang tersebar di dunia nyata melalui kamera handphone. Namun gim ini membujuk pemainnya untuk mengunggah foto mereka di media sosial, ketika sedang mengejar karakter-karakter Pokemon di segala macam situasi berbahaya.

Cedera pergelangan kaki, kecelakaan saat berada di pintu berputar, dan menabrak pohon ketika berjalan, adalah beberapa akibat yang ditimbulkan karena memainkan permainan ini.

Kyrie Tompkins, seorang desainer web lepas, berumur 22 tahun, terjatuh di trotoar dan mencederai pergelangan kakinya.

“Telepon bergetar untuk memberitahu saya bahwa ada suatu karakter di dekat saya, saya dekati dan saya terjatuh dalam lubang,” katanya. Orangtuanya bahkan harus mengantar dirinya ke rumah.

Walaupun sisi positifnya ialah para pemain dapat melatih tubuhnya untuk berjalan lebih banyak dari biasa, dan dapat mengetahui tempat baru, namun adanya perkembangan digital, telah menggambarkan perbedaan yang signifikan di dunia nyata.

Para pemain sebenarnya bertemu satu sama lain di dunia nyata, seperti di dekat sekolah, museum, dan perpustakaan. Namun mereka pada kenyataannya saling menatap layar handphone mereka masing-masing.

Lindsay Plunkett, seorang pelayan berumur 23 tahun di North Carolina, tersandung sebuah blok yang digunakan sebagai palang pintu di museum perempuan, ketika ia dan pacarnya sedang menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendapatkan Pokemon. 

Bahkan seorang lulusan komunikasi, Mike Schults yang berumur 21 tahun, terjatuh dari skateboard saat dirinya sedang mengumpulkan pokemon. Tangannya terluka saat menabrak retakan besar di jalan.

“Saya hanya ingin berhenti dengan cepat jika ada Pokemon terdekat yang bisa saya dapat,” ujarnya.

[ad_2]

Source link

Leave a Reply