[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta Sebuah studi menemukan, anak-anak yang bisa berjalan sebelum tiga tahun memiliki tulang yang kuat. Ya, selain lari, mereka juga diharapkan bisa melompat dan bergerak bebas sesuai usianya.

Seperti diberitakan Boldsky, Senin (16/5/2016), berjalan dan berlari di usia dini akan memicu stres pada tubuhnya. Stres ini akan menjadikan tulangnya lebih kuat.

Anak yang tidak aktif mungkin akan kehilangan keuntungan ini. Bahkan pada anak-anak aktif, risiko osteoporosis juga rendah ketika mereka dewasa,” ujar peneliti.

Meski begitu, sampai saat ini peneliti tidak mengetahui secara pasti hubungan antara gerakan tertentu pada masa kanak-kanak akan memiliki efek tertentu setelah mereka tumbuh. Namun tingkat aktivitas yang baik akan membantu anak mendapatkan otot dan tulang yang kuat.

Tunggu apalagi? Segera ajak buah hati Anda berjalan dan bermain karena hal ini akan membantu tumbuh kembangnya lebih baik.

[ad_2]

Source link

Leave a Reply