[ad_1]

Tak ada bukti

Namun para pakar kesehatan dan nutrisi yang lain mempertanyakan kesimpulan laporan tersebut dan menyampaikan kekhawatiran mereka bahwa bukti-bukti tersebut dikumpulkan tidak secara acak alias sesuai pilihan.

“Laporan ini sarat gagasan dan pendapat namun tidak menawarkan ulasan bukti-bukti yang luas dan tegas,” kata Mike Knapton, Direktur Kepala Medis di Yayasan Jantung Inggris.

“Wabah obesitas di negeri ini bukan disebabkan oleh panduan makan yang buruk. Di sini kami tidak bersepakat dengan mereka,” lanjutnya. 

Ia memperingatkan bahwa memusatkan pada satu jenis makanan, bahan gizi atau faktor-faktor risiko yang lain merupakan ide dangkal dan dapat membingungkan masyarakat. Juga menimbulkan kecemasan di antara masyarakat mengenai apa yang harus atau tidak boleh mereka makan.

John Wass, penasihat khusus tentang obesitas pada sekolah kedokteran Royal College juga mengatakan, masalah itu tidak sesederhana soal lemak atau bukan. Ia memperingatkan para pegiat itu agar tidak menyeleksi kutipan kajian dan berisiko “menyesatkan masyarakat”.

“Ada bukti yang jelas bahwa lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol dan memberi masalah pada penyakit terkait pembuluh darah,” ujarnya.

Yang diperlukan adalah pola makan seimbang, pemeriksaan kesehatan secara berkala dan berat tubuh normal.

PHC adalah lembaga nirlaba penyeru kesehatan yang beranggotakan para pakar kesehatan, sedangkan NOH merupakan badan amal yang mengangkat kepedulian tentang obesitas dan cara-cara menanganinya melalui perubahan gaya hidup.

[ad_2]

Source link

Leave a Reply