[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta Mengenalkan anak pada gawai atau “gadget” terlalu dini ternyata menyebabkan anak menjadi terlambat dalam berbicara, demikian disampaikan Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jaya dr Rini Sekartini SpA(K).

“Banyak orang tua yang mengasih anak mereka gawai sejak dini. Padahal anak usia dibawah dua tahun, gawai tak ada gunanya,” ujar Rini, dikutip Antara, Sabtu (4/6/2016).

Anak yang dikenalkan gawai sejak dini menjadi lambat berbicara, meskipun pemahamannya cukup baik.¬†“Gawai untuk anak usia dua tahun tidak ada manfaatnya. Anak menjadi lambat dalam berbicara.”

Seharusnya, lanjut dia, anak berusia dua tahun harus lebih banyak berinteraksi dan melakukan komunikasi dua arah. Akan tetapi, saat ini banyak orang tua yang memberikan gawai pada anak agar diam dan mudah diatur.

“Di Jakarta dan kota besar kami sering menemukan banyak anak-anak yang lambat berbicara. Seharusnya, orang tua tidak mengenalkan anaknya pada gawai,” terang dia.

Idealnya, anak usia dua tahun sudah bisa berbicara dan setidaknya sudah mempunyai 100 kosakata.

[ad_2]

Source link

Leave a Reply