[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta Asupan protein masyarakat Indonesia masih kurang di segala kelompok umur. Karena itu Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek, mengimbau masyarakat tak hanya menyandarkan asupan protein dari satu jenis makanan seperti daging saja tapi juga dari lainnya seperti ikan.

“Kita harus benar-benar mengubah mindset. Semua ikan itu halal. Nah kalau daging kan ada yang tidak halal. Coba lihat ikan lele, sejelek-jeleknya tampilannya tapi kan mengandung protein,” tutur Nila dalam peluncuran aplikasi e-Riset dan layanan data gratis di Kantor Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (20/7/2016).

Nila menjelaskan, ada banyak pilihan ikan yang bisa dikonsumsi. Tidak hanya ikan laut, tapi juga ada ikan air tawar seperti lele, gurame, dan ikan mas. Jika masih kesulitan, Nila menyarankan untuk mengembangbiakkan ikan air tawar. 

“Coba deh pelihara lele. Gampang banget lho caranya, dan hasilnya juga banyak,” katanya.

Berdasarkan Studi Diet Total pada 2014 yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes RI, masyarakat Indonesia masih kekurangan protein. Dengan menggunakan batasan bahwa kekurangan protein apabila asupan protein <80 persen AKP, maka proporsi kurang asupan protein masing-masing kelompok umur adalah 0-59 bulan (23,6 persen), 5-12 tahun (29,3 persen), 13-18 tahun (48,1 persen), 19-55 tahun (33,8 persen), dan >= 55 tahun (45,8 persen).

[ad_2]

Source link

Leave a Reply