[ad_1]

5. Bertanggung jawab atas seksualitasnya
Pria dengan seks luar biasa tidak akan menyalahkan pasangan ketika ada sesuatu salah terjadi atau tidak sesuai dengan apa yang diinginkan. Melainkan bertanggung jawab terhadap seksualitas yang dimiliki.

“Jika masih berpikiran ‘ah pasangan saya kurang menarik’, ‘ah dia tidak terlalu seksi’, ‘dia gampang cape’, Jika begini Anda bukanlah orang bertanggung jawab bila masih mengatakan hal itu,” kata wanita yang mengenyam pendidikan ke bidang seksologi di Univesitas Udayana, Bali ini.

6. Tidak ada peran seksual yang kaku
Pria dengan seks luar biasa memiliki keleluasan terhadap peran feminin dan maskulin. Pria ini tidak berpikiran ‘saya yang harus memiliki inisiatif seks sementara perempuan harus menunggu’. Sehingga dalam kehidupan seksnya ia kadang-kadang ingin memuaskan pasangan, tapi juga ingin diminta atau menunggu ajakan pasangan.

“Jadi jangan pikir laki-laki itu harus selalu maju duluan, laki-laki terbebani dengna performa seksual yang spektakuler. Hal ini malah membebani diri sendiri. Pria memberikan job desk yang terlalu luar biasa berat pada penis. Sehingga kehidupan seks jadi tidak nyaman,” tegasnya.

7. Komunikasi
Pria dengan seks luar biasa itu artinya yang bisa mengkomunikasikan apa yang ia butuh dan inginkan. Hal ini akan membuat kehidupan seks luar biasa.

8. Memahami gairah seksualnya
Sebenarnya pria dengan seks luar biasa itu yang mampu memahami gairah seksualnya sendiri. Pria ini paham kapan gairah seksual muncul dan mengapa muncul. 

“Sehingga ia bisa mengondisikan diri, hati, fisik, pikiran, menjadi satu kesatuan. Ia tahu akan bertanggung jawab atas gairah seksualnya. Lalu mampu mengontrol gairah seksual, bukan dikontrol gairah,” kata Zoya.

9. Hasil akhir itu terkait kualitas seks
Pria dengan seks luar biasa tidak akan mendefinisikan kehidupan seksual sesempit ‘saya bisa membuatnya orgasme berkali-kali’ atau ‘saya bisa punya anak tiga darinya’. Hasil akhir yang terbaik itu ‘you create a good quality of sex’. Sehingga hubungan seks ini membuat istri merasa dicintai dan mampu memperkuat hubungan suami dan istri.

“Berapapun orgasme yang diperoleh pasangan, berapapun anak yang ¬†dimiliki bukan berarti Anda memiliki seks luar biasa. Ada kualitas seks lain yakni dia merasa bahagia, merasa dicintai, puas,” tegas Zoya.

[ad_2]

Source link

Leave a Reply