• TRUSTED PROPERTY AGENT

Compare Listings

Tips Melepas Stres untuk Ibu Rumah Tangga

[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta Pekerjaan ibu rumah tangga sepertinya merupakan pekerjaan yang mudah, namun sebenarnya membuat ibu lumayan stres. Ibu rumah tangga umumnya harus bangun pagi-pagi ketika anak dan suami terbangun, kemudian menyiapkan sarapan dan semua keperluan keluarganya sampai tiba waktu malam.

Ketika anak-anaknya tidur, ini merupakan saatnya untuk membersihkan rumah atau memberikan suami perhatian. Pekerjaan ini biasanya hanya terlihat santai dari luarnya saja.

Dilansir dari laman Verywell, Senin (11/7/2016), berikut adalah tips yang dapat membantu ibu rumah tangga agar terlepas dari rasa stres dalam hidup aktif mereka di rumah sepanjang hari:

1. Rencanakan ke depan dan menjadi terorganisir
Menjadi terorganisir adalah keterampilan penting untuk ibu rumah tangga, sama seperti ibu yang berkarir. Jika Anda mampu mengantisipasi pemicu dari rasa marah dan penyebab stres lainnya, maka krisis stres pun akan lebih berkurang.

Jika Anda merencanakan segala sesuatu ke depan, hal-hal seperti melupakan sesuatu dan rasa stres saat melalui hari sibuk Anda di rumah pun juga akan berkurang.

2. Buat batasan
Sebelum memiliki anak, pekerjaan Anda mempunyai waktu awal dan akhir jam kerja, namun sekarang pekerjaan Anda adalah sepanjang hari dan tidak memiliki batasan waktu. Anda juga diharapkan untuk menjadi pekerja sukarela dan menjaga rumah agar tetap bersih.

Jika ibu rumah tangga tidak membuat batasan, mereka akan dapat dengan mudah melakukan lebih banyak pekerjaan rumah yang harusnya dilakukan oleh dua atau tiga orang sekaligus dan hal tersebut dapat membuat mereka kelelahan dan stres. 

3. Tetap terhubung
Salah satu alasan utama wanita memilih untuk menjadi ibu rumah tangga adalah untuk dapat menjalin ikatan dengan anak-anaknya sepanjang hari dan menikmati saat-saat spesial dengan pertumbuhan mereka. Namun selain itu, mereka juga harus melakukan pekerjaan rumah, membuat makan malam, dan membuat anak-anaknya tetap melakukan aktivitas sosial.

Sayangnya, kadang-kadang ibu mencoba melakukan hal yang lebih dari yang seharusnya, seperti memasak makanan yang rumit, menjaga rumah tetap bersih sekali tidak ada noda, dan berkutat dengan kegiatan rumah saja selama seharian, sehingga hal ini dapat menyebabkan stres yang lebih meningkat.

Jika Anda melakukan pekerjaan ibu rumah tangga terlalu keras, Anda juga tidak akan bisa melihat pertumbuhan anak-anak seperti yang Anda inginkan, karena mereka tumbuh dengan sangat cepat.

4. Mintalah bantuan
Ibu rumah tangga sering diharapkan untuk melakukan segala sesuatu sendirian, mulai dari mengurus anak dan mengurus rumah, sehingga membuat mereka memiliki sedikit waktu untuk merawat diri sendiri.

Lebih baik, buat pekerjaan Anda lebih mudah dengan meminta bantuan dari anak-anak dan pasangan. Anak-anak dapat membantu mencuci piring, menyapu lantai, dan membantu melipat baju-baju. Degan begitu, stres yang dirasakan akan berkurang dan ibu tidak “harus” melakukan semuanya sendirian dan mereka juga dapat membesarkan rasa percaya diri anak.

[ad_2]

Source link

img

Taufik

Related posts

Seks Mampu Tingkatkan Performa Atlet, Mitos atau Fakta?

Liputan6.com, Jakarta Pengaruh berhubungan seks dengan pasangan sebelum pertandingan akan...

Continue reading
by Taufik

Usai Putus Cinta, Kapan Boleh Membina Hubungan Lagi?

Liputan6.com, Jakarta Hati yang terluka akibat patah hati rasanya memang menyesakkan. Rasanya...

Continue reading
by Taufik

Ibu Hamil Berisiko Jatuh Sama Seperti Wanita 70 Tahun

Liputan6.com, Jakarta Ibu-ibu hamil berhati-hatilah saat berjalan. Perubahan besar pada tubuh...

Continue reading
by Taufik

Join The Discussion

WhatsApp chat