[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta – Mengonsumsi yoghurt secara teratur, dapat mempengaruhi fungsi otak secara positif. Dalam sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Gastroenterology, para peneliti UCLA telah mengamati 36 perempuan.

Mereka menemukan bahwa mengonsumsi probiotik membantu mengurangi aktivitas di beberapa bagian otak, termasuk daerah yang memantau suasana hati, dan kepekaan terhadap rasa sakit, kecemasan, dan stres, dikutip Women’s Health, Minggu (5/6/2016).

Foto: insights.ingredientsnetwork.

Ada banyak jenis yoghurt yang bisa menjadi pilihan. Salah satunya yoghurt tradisional yaitu susu yang difermentasi, dan hidup kultur aktif (bakteri sehat yang membantu kesehatan pencernaan, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh).

Namun jika memiliki perut sensitif, Anda bisa memilih yoghurt Yunani yang sedikit asam dengan tebal, dan tekstur kaya. Yoghurt ini memiliki dua kali lebih banyak protein, dan jumlah kalori yang dihasilkan sama dengan yoghurt tradisional.

Adapun soal yoghurt bisa juga menjaga tekanan darah tetap normal, belum dapat dijelaskan. Diprediksi hal tersebut terjadi karena yoghurt membantu menurunkan kolesterol. Seperti diketahui, kadar kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah yang berujung pada tekanan darah tinggi.

[ad_2]

Source link

Leave a Reply